Pembangunan

Program

Ekonomi

Berita

You are here

Jokowi: "Kabar Penghentian Tunjangan Profesi Guru Itu Hoaks"

Jokowi: "Kabar Penghentian Tunjangan Profesi Guru Itu Hoaks"


Situasi perpolitikan di Indonesia semakin memanas saja, media sosial kerap dijadikan sarana untuk penyebaran berita hoax, setelah aksi bakal Cawapres Sandiaga sebut pelemahan rupiah berdampak pada ukuran tempe yang setebal kartu atm, kini pihak oposisi kembali menyebarkan isu bahwa tunjangan profesi guru akan segera dihentikan oleh pemerintah.

Presiden Jokowi lantas menjawab kabar tersebut dengan santai, saat Jokowi berkunjung ke Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya, Jokowi dengan tegas bahwa kabar yang sempat viral di media sosial itu tidak benar alias hoax. Bahkan Jokowi dengan lantang akan siap maju, membela dan menyejahterakan guru melalui tunjangan kerja.

"Kalau benar (tunjangan guru dihentikan), saya ingin menuju ke sana (menelusurinya), karena saya siap berdiri di depan membela kepentingan guru agar tetap menjakankan tugas mulianya mendidik bangsa," tambahnya.

Menurutnya, sebagai organisasi guru, PGRI punya peran penting. Yakni sebagai bagian dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Oleh sebab itu, Jokowi menilai perlu ada jaminan kesejahteraan bagi guru oleh negara. "PGRI tidak hanya berjuang. Tapi juga mengisi kemerdekaan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan nasional," ungkap Jokowi.

Terkait dengan kabar hoax soal tunjangan guru yang disetop, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani juga sudah melakukan klarifikasi. Dia membantah kabar tunjangan kinerja guru dihentikan. Sri Mulyani menyatakan akan terus menyalurkan tunjangan kinerja guru. Penyaluran tunjangan guru dilakukan melalui efisiensi anggaran pemerintah daerah.

Jokowi - FAQ

We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments:

Leave a Reply