Pembangunan

Program

Ekonomi

Berita

You are here

Setelah Pembebasan Selesai, Proyek Kereta Cepat Selesai Dalam Waktu 3 Tahun

Setelah Pembebasan Selesai, Proyek Kereta Cepat Selesai Dalam Waktu 3 Tahun


Pemerintah menargetkan pekerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung akan segera rampung dalam kurun waktu 3 tahun. Kereta cepat pertama di Indonesia rencananya akan beroperasi pada pertengahan 2021.

Sampai dengan saat ini progres pembangunannya sudah 7,6 persen, pembebasan tanah juga sudah mencapai 76 persen sehingga proyeknya akan di percepat.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno memastikan pembebasan lahan mega proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan selesai tahun ini. Proyek ini membutuhkan lahan sepanjang 143 km membentang dari Halim Perdanakusuma di Jakarta ke Walini, Bandung Barat.

Rini mengaku saat ini proses pembebasan lahan sudah mencapai 60 persen. "Harus tahun ini selesai, kalau mau cepat selesai harus selesai semua lahannya tahun ini," kata dia di Bandara Halim Perdanakusuma, pada Selasa 3 Juli 2018.

Dengan begitu, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung akan memulai pembangunan konstruksi pada 2019. Masa konstruksi akan dikerjakan sesuai kontrak, yaitu selama 36 bulan.

Rini mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan apakah pada 2021 proyek tersebut akan selesai atau tidak.

Dia percaya kredibilitas China dalam membangun proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini. "Kalau kita lihat sekarang yang kerja kan siapa, kontraktor yang sudah biasa dikerjakan di China, biasa mengerjakan ini. Kita harus pasti optimis dong kecuali kalau yang baru belajar oke, tapi ini udah pengalaman di sana. apa yg kita ragukan," jelas dia.

Sampai saat ini, perkembangan pembangunan kereta cepat baru mencapai 5 persen. Sedikit kendala pembangunan dalam beberapa minggu ini karena memasuki musim Lebaran, dimana kendaraan berat tidak boleh beroperasi.

Jokowi - FAQ

We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments:

Leave a Reply